ANALISA NEWS

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Kamis, 27 Agustus 2026

TNI Pasang Sumur Bor di Lokasi Rawan Karhutla di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA | Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam XXII/Tambun Bungai memasang sejumlah sumur bor di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla sekaligus memaksimalkan bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat.Pemasangan sumur bor dilakukan setelah rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Palangka Raya. Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai memerintahkan jajarannya untuk segera memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan dan berpotensi menimbulkan kabut asap.

Selain dukungan helikopter untuk operasi *water bombing* dan penguatan personel, pemerintah pusat juga memberikan bantuan sarana dan prasarana berupa sumur bor yang didistribusikan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

Salah satu wilayah yang menjadi prioritas pemasangan sumur bor adalah Kelurahan Kameloh, Kota Palangka Raya, serta sejumlah titik rawan lainnya di Kota Palangka Raya dan wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Komandan Kodim 1016/Palangka Raya Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah memasang sekitar 40 sumur bor di wilayah Kameloh Baru hingga perbatasan Kabupaten Pulang Pisau.

Menurutnya, keberadaan sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi personel maupun masyarakat dalam melakukan pembasahan lahan gambut, terutama ketika terjadi musim kemarau dengan kondisi sumber air yang terbatas.

“Untuk satu sumur bor, estimasi sumber airnya dapat digunakan untuk membasahi lahan gambut seluas sekitar 100 meter persegi dengan durasi lebih dari tiga jam,” ujar Kurniawan.

Pemasangan sumur bor di wilayah rawan karhutla menjadi salah satu langkah strategis untuk mencegah meluasnya kebakaran dan menekan perkembangan titik api yang muncul di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Bantuan sumur bor dari pemerintah pusat tersebut diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau dan kekeringan.

TNI juga terus berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla, khususnya dalam menghadapi potensi peningkatan kejadian kebakaran akibat kemarau panjang.

Rabu, 26 Agustus 2026

DANKODAERAL XIII HADIRI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H DI LANAL BANJARMASIN

  

TNI AL, Tarakan, 26 Agustus 2026 –Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, didampingi Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M, bertempat di Mushola At-Taubah Lanal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (26/08/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.” 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk semakin mendalami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai luhur yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, amanah, disiplin, kepedulian, persaudaraan, dan semangat pengabdian dapat semakin tertanam dalam diri setiap prajurit. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan moral dalam membentuk prajurit TNI Angkatan Laut yang profesional, berkarakter, serta senantiasa dekat dan hadir di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan KRI Teluk Palu-523 Mayor Laut (P) Martensya, M.Tr.Opsla., Paster Lanal Banjarmasin Mayor Laut (P) Joni H., para Perwira Lanal Banjarmasin, serta prajurit dan ASN Lanal Banjarmasin. 

Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

Danlanudal Manado Laksanakan Uji Kelaikan Dental Unit Bersama Tim Puslaikmatlamjaal

   -

TNI AL - Puspenerbal (27/08/2026)

Komandan Lanudal Manado Letkol Laut (P) Akhmad Sen Sagupta menerima dan mendampingi Tim Pusat Kelaikan Materiel dan Keselamatan Kerja TNI Angkatan Laut (Puslaikmatlamjaal) dalam pelaksanaan Uji Kelaikan Dental Unit di Balai Pengobatan Lanudal Manado. Rabu (26/08/2026)

Tim yang dipimpin oleh Letkol Laut (K) Hadi Susilo dengan didampingi Mayor Laut (K) Siswanto ini bertujuan memastikan dental unit sebagai sarana pelayanan kesehatan gigi memenuhi standar kelaikan, keselamatan, dan siap digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada prajurit, PNS, serta keluarga TNI AL sekaligus masyarakat sekitar pangkalan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan administrasi, inspeksi fisik, pengujian fungsi, serta verifikasi terhadap kondisi dan kelengkapan dental unit beserta perangkat pendukungnya.

Komandan Lanudal Manado menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan uji kelaikan yang dilakukan oleh Tim Puslaikmatlamjaal tentunya juga sebagai komitmen TNI AL melalui Puspenerbal dalam menjaga kualitas dan kesiapan alat kesehatan sehingga pelayanan medis kepada prajurit dan keluarganya serta masyarakat dapat terlaksana secara profesional, aman, dan sesuai standar yang berlaku.

DANKODAERAL XIII BERSAMA FORKOPIMDA KALSEL TINJAU POMPA PENGALIRAN AIR IRIGASI

    

TNI AL, Tarakan, 24 Agustus 2026 – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan peninjauan lokasi pompa pengaliran air irigasi di Cindai Alus Bekah 9, Kecamatan Landasan Ulin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (24/08/2026).

Peninjauan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan dan optimalisasi sarana pengairan, khususnya dalam mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian serta sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan beserta rombongan mengecek secara langsung kondisi dan operasional mesin pompa, saluran pengairan, serta kebutuhan pemeliharaan sarana pendukung. Pengecekan dilakukan guna memastikan sistem irigasi dapat bekerja secara optimal sehingga distribusi air ke wilayah yang membutuhkan dapat berjalan dengan baik.

Keberadaan pompa pengaliran air memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan air, terutama untuk mendukung produktivitas sektor pertanian. Selain itu, optimalisasi sistem pengairan juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi kekeringan sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla pada musim kemarau.

Usai melaksanakan peninjauan pompa pengaliran air irigasi, Dankodaeral XIII bersama Gubernur Kalimantan Selatan dan rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau Posko I Karhutla untuk melihat kesiapan personel maupun sarana pendukung dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan.

Kehadiran Dankodaeral XIII dalam kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI Angkatan Laut bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, dan unsur terkait dalam mendukung langkah pemerintah menjaga ketahanan wilayah, membantu mengantisipasi dampak musim kemarau, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, M.AB., Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd., Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., serta Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla.

Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

Kodaeral IX Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keteladanan dan Semangat Pengabdian

  

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (26/8/2026).

Guna memperkuat keteladanan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M yang dihelat di Masjid Nurul Iman Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Rabu (26/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri Wadan Kodaeral IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi para Pejabat Utama (PJU), para Kasatker Kodaeral IX, personel Kodaeral IX, Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas beserta Pengurus Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengusung tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar Kodaeral IX untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat semangat pengabdian melalui keteladanan Rasulullah SAW.

Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana refleksi untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam hal kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, serta sikap menjunjung tinggi persaudaraan dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan prajurit maupun keluarga besar TNI AL.

Dalam konteks kedinasan, nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk personel yang memiliki integritas, loyalitas dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas.

Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu sesama dan menjaga persatuan serta kerukunan.

Tausiah pada peringatan tersebut disampaikan oleh Kolonel (Mar) Akhmad Mukhroji, yang mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan tidak hanya mengenang sejarah kehidupan beliau, tetapi juga mengimplementasikan akhlak dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Keteladanan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan, baik saat melaksanakan tugas maupun ketika berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Melalui peringatan ini lanjutnya, keluarga besar Kodaeral IX diharapkan semakin memperkuat landasan moral dan spiritual dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, semangat meneladani Rasulullah SAW juga diharapkan mampu memperkokoh soliditas, kebersamaan dan kepedulian sosial prajurit serta keluarga besar Kodaeral IX.

Dengan keimanan yang kuat dan akhlak yang baik, prajurit Kodaeral IX diharapkan senantiasa mampu menjalankan tugas secara profesional, amanah dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan TNI yang prima dan kuat serta senantiasa bersama rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat. (@Dispen Kodaeral IX).

SINERGI HADAPI KARHUTLA, DANKODAERAL XIII HADIRI RAKOR FORKOPIMDA KALSEL

  

TNI AL, Tarakan, 25 Agustus 2026 – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka memperkuat langkah penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan, bertempat di Kediaman Gubernur Kalimantan Selatan, Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Selasa (25/08/2026).

Rapat koordinasi dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri serta instansi terkait. Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dr. (HC) H. Supian HK, S.H., M.H., Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., serta jajaran Forkopimda dan stakeholder terkait.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah strategis guna mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di wilayah prioritas Guntung Damar, Pengayuan dan kawasan hutan lindung. Pembahasan difokuskan pada penguatan personel gabungan, pemenuhan sarana dan prasarana pemadaman, optimalisasi sumber air, pemanfaatan sumur bor dan mesin pompa, peningkatan patroli, serta pembagian tugas antarinstansi agar penanganan di lapangan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam paparannya menekankan pentingnya percepatan pemadaman dengan mengoptimalkan seluruh sumber air yang tersedia. Dukungan TNI-Polri juga diperlukan untuk memperkuat patroli serta penanganan di titik-titik kebakaran. Selain pemanfaatan sumur bor di Guntung Damar, sumber air dari saluran irigasi juga diupayakan untuk mendukung pemadaman di kawasan hutan lindung.

Dalam upaya tersebut, unsur TNI AL melalui Lanal Banjarmasin turut mendapat perhatian untuk mendukung penanganan Karhutla, khususnya dalam penguatan personel, patroli bersama dan dukungan sarana yang dibutuhkan di lapangan. Sinergi lintas instansi menjadi faktor penting mengingat luasnya wilayah terdampak serta kondisi sumber air yang semakin terbatas akibat musim kemarau.

Dalam rapat turut dibahas dampak asap Karhutla terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Cempaka, Banjarbaru. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena sejumlah warga telah mengalami gangguan kesehatan akibat asap. Oleh karena itu, selain pemadaman, diperlukan pemantauan kesehatan masyarakat serta langkah pencegahan guna meminimalkan dampak kabut asap.

Kehadiran Dankodaeral XIII dalam rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung pemerintah daerah serta memperkuat sinergi TNI-Polri, BPBD, Damkar dan seluruh stakeholder dalam menghadapi Karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian titik api sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran dan kabut asap.

Melalui koordinasi dan pengerahan sumber daya secara terpadu, seluruh unsur sepakat meningkatkan patroli dan pemantauan, mengoptimalkan personel serta peralatan pemadaman, memperkuat ketersediaan sumber air, dan memprioritaskan penanganan di Guntung Damar, Pengayuan serta kawasan hutan lindung. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencegah kebakaran semakin meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Kodaeral IX Tegaskan Seleksi Caba dan Cata Gelombang III 2026 Bersih dan Transparan

   

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (26/8/2026).

Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menegaskan komitmennya mewujudkan proses penerimaan prajurit TNI AL yang bersih, transparan, objektif, akuntabel, dan berintegritas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Pakta Integritas penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Pria dan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AL Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Apel Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan dipimpin Wakil Komandan Kodaeral IX Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.

Penandatanganan Pakta Integritas tersebut diikuti 437 peserta yang telah melaksanakan validasi, serta disaksikan para Pejabat Utama, Kepala Satuan Kerja, personel Kodaeral IX, dan perwakilan orang tua calon peserta.

Dalam amanat Komandan Kodaeral IX yang dibacakan Wadan, disampaikan bahwa Pakta Integritas merupakan langkah konkret TNI AL dalam mengimplementasikan Reformasi Birokrasi sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Melalui Pakta Integritas ini, Kodaeral IX memastikan seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, proses penerimaan prajurit TNI AL terus dipublikasikan secara luas agar masyarakat memperoleh informasi secara terbuka dan memiliki pemahaman yang jelas mengenai setiap tahapan seleksi.

Seleksi penerimaan prajurit, lanjutnya, tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan jumlah personel, tetapi untuk menjaring calon prajurit terbaik yang memiliki kualitas, kemampuan, mental, disiplin, integritas, serta semangat pengabdian yang kuat kepada bangsa dan negara. 

Kodaeral IX juga menegaskan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AL harus diraih berdasarkan kemampuan dan prestasi, bukan melalui praktik-praktik yang bertentangan dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Pada penerimaan Caba PK Pria dan Cata PK TNI AL Gelombang III TA 2026, Panda Kodaeral IX mencatat sebanyak 1.311 peserta telah melakukan pendaftaran secara daring. Jumlah tersebut terdiri atas 878 peserta Caba PK Pria dan 433 peserta Cata PK.

Para peserta berasal dari wilayah Panda Kodaeral IX, Subpanda Tual, Subpanda Aru, dan Subpanda Saumlaki. Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 437 peserta telah melaksanakan validasi, terdiri atas 281 Caba PK Pria dan 156 Cata PK.

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat generasi muda di wilayah Maluku dan sekitarnya untuk mengabdikan diri melalui TNI AL. Kodaeral IX memastikan seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat dan profesional. (@Dispen Kodaeral IX).

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi